WALIKOTA AJAK PERANTAU PIAMAN PEKANBARU BANGUN KOTA PARIAMAN

siak pnLap. Perjalanan Wartawan Inspiratif.  PariamanNews.online,  Sebanyak 19 orang wartawan yang bekerja dilingkungan Kota Pariaman dibawa Humas Pemko Pariaman mengadakan studi konparatif ke Pekanbaru selama 4 hari dari Jumat 29 Mei s/d 2 April 2013.

Keberangkatan humas dengan wartawan ini juga diiringi oleh Walikota Pariaman yang akan menghadiri undangan KMR dan PKDP Pekan Baru.dimana keberangkatan walikota ini langsung dalam satu mobil dengan wartawan dan pejabat Kehumasan yang dipimpin Asisten I Lukman Syam.

Rombongan studi Komparatif meninggalkan Pariaman Jam 9 30 dengan mengenderai Mobil Bus Pariwisata Padang Panjang yang di carter Pemko Pariaman dari Balaikota Pariaman menuju jalur Sicincin untuk melintasi Padang Panjang namun saat berada di pom bensin (SPBU) Kayu Tanam mobil mendapat halangan karena jejeran antrian mobil untuk mendapatkan minyak solar yang kini mulai langka dipasaran.

Hal ini mengakibatkan rombongan baru bisa dapat melepaskan diri dari kemacatan setelah dua jam beringsut-ingsut dan tiba di Bukit Tinggi untuk shalat jum’at dan makan siang.

Setiba di perbatasan Pekanbaru rombongan kembali disandera jalan kembali karena ada perbaikan jalan sehingga mobil kembli antri ratusan meter dan akhirnya masuk ke Pekanbaru jam 11 malam.

Karena lelah dan hari telah larut malam jadwal menghadiri IKMR tidak dapat dipenuhi maka rombongan cek in di hotel Furaya dan beristirahat.

Paginya Wako membawa Rombongan wartawan mengunjungi Makam Pahlawan Sultan Siak.

Selama 4 jam perjalanan khirnya rombongan tiba di Museum Pahlawan Siak.

Disitu Wako Mukhlis besrta rombongan melakukan shalat zuhur di mesjid Raya Syahabuddin Siak Sri Indra Pura yang punya jalinan perguruan ke Pariaman tahun 1848 Masehi.

Kemudian mengunjungi istana Sultan Siak yang kini menjadi museum Pahlawan Siak dan kembali ke Pekanbaru menjelang senja.

Malamnya rombongan mengadakan acara pribadi dengan memboking sebuah lobi hotel untuk bersukaria bersama walikota.

Disini lah kebesaran Mukhlis Rahman meski dia seorang walikota dan saat itu ada sepuluh orang anggotanya yang boleh dikatakan hanya setara staf di kehumasan dan yang paling tinggi hanya Asisten I yang kebetulan diikutkan karena juga diundang PKDP bersukaria tanpa ada batasan.

“kalau kita selaku mitra pemerintah okelah itu bisa dimaklumi namun mereka yang berada di level bawah juga ikut bersama bergembira tanpa ada batasan antara induk semang dengan bawahan ini memang luar biasa dan jarang terjadi” kata munlika wartawan senior Pariaman.

Kiranya hal tersebut bukan kali ini saja dilakukan walikota memang setip ada kunjungan atau acara temu ramah dengan staf maka walikota berbaur menaggalkan identitasnya.

“dari sinilah pak wali mendapat masukan yang sangat berarti karena ide cemerlang itu bukan harus datang dari yang berpangkat tinggi saja tapi dari pegawai rendahan pun banyak yng punya ide brilyan yang terlewatkan oleh mereka yang memiliki kursi empuk terutama masalah kebutuhan kelas bawah maka para staf inilah yang lebih tau karena mereka berkecimpung di area itu” ujar Zaituni salah seorang wartawati mingguan yang ikut rombongan study Komperatif.

Minggu malam Rombongan dibawa menghadiri pertemuan dengan PKDP Pekanbaru dan disambut oleh ketuanya M. Yusuf yang telah dua kali mencalonkan diri jadi Bupati Padang Pariaman tetapi dikalahkan oleh politik kotor kata M. Yusuf saat pertama kali sambutannya.

Disitu wako mengajak para perantau agar mau membangun Kota Pariaman.

“Kita tau Para Perantau Pariaman banyak yang jutawan bahkan milioner namun selama ini mereka hanya
berusaha membangun negeri rantau untuk itu wako mencoba mengetuk hati mereka dengan mengajaknya berinvestasi dikampung halaman dan ajakan itu telah dapat respon positif sehingga beberapa pengusaha Pariaman yang berhasil dirantau mau berinvestasi salah satunya mengelola pariwisata yang kini menjadi ikon Kota Pariman” ujar BSalam Pulungan Kasubag Pemberitaan Humas Pemko Pariaman.

Paginya walikota langsung berangkat kembali ke Pariaman sementara Rombongan dikendalikan oleh Lukman Syam Asisten I mengunjungi Pemko Pekanbaru yang disambut oleh M. Nur Assisten I Pekanbaru.

Setelah pertemuan dengan Perangkat kehumasan Pekanbaru Rombongan Study Komperatif kembali ke Pariaman.

Yang menjadi catatan Harianpadang dalam perjalanan ini adalah bukan isi perjalanannya melainkan cara walikota menghadapi masyarakatnya yang sangat familiar tidak heran PKDP membulatkan tekad untuk mendukung Mukhlis R dalam melanjutkan roda pemerinthan untuk yang kedua kalinya.(Zaituni Saone)