PEMKO PARIAMAN KEDODORAN KEDATANGAN PIALA WTN TIDAK DISAMBUT SEBAGAIMANA MESTINYA.

baliho ini hanya ada di simpang kurai taji tanggal 5/10/2013

baliho ini hanya ada di simpang kurai taji tanggal 5/10/2013

SUATU BUKTI PRESTASI KOTA PARIAMAN BUKAN REKAYASA

“kota Pariaman kembali raih Piala WTN”

PariamanNews.

Kota Pariaman kembali raih Anugrah Wahana Tata Nugraha Tahun 2013 namun Pemko Pariaman kedodoran kedatangan Piala WTN tidak disambut sebagaimana mestinya, Hal ini diucapkan oleh Munir (66) warga Kampuang Tangah kelurahan Pasir Pariaman pada media ini Sabtu 5 Oktober 2013 di Pasir Pariaman.

Munir mengatakan padahal hari ini Wako pulang membawa piala WTN namun sayangnya kepulangan wako yang membawa nama besar Kota Pariaman dimata Nasional itu sama sekali tidak diketahui masyarakat karena tidak satupun sudut kota pariaman yang memberi petanda atau pengucapan selamat pada masyarakatnya akan keberhasilan kota pariaman meraih kembali penghargaan tertinggi dibidang tertib lalulintas padahal prestasi ini merupakan isyarat akan tinginya etika masyarakat terhadap kepeduliannya akan lingkungan sekitar, meski hal ini bisa juga diplesetkan sebagai bukti bahwa prestasi yang dicapai kota pariaman bukan hasil rekayasa alias prestasi yang dibeli kepusat melainkan murni dari penilaian juri yang independen sehingga jajaran pemko maupun jajaran vertikal dikota pariaman kedodoran, dengan tidak memiliki kesiapan dalam rangka menyambut peristiwa yang membanggakan kota pariaman tersebut.

“tidak satupun institusi pemerintah yang menyampaikan ucapan terimakasih atau isyarat selamat sebagai bukti bahwa rasa kebersamaan Sabiduak Sadayuang satujuan melahirkan prestasi gemilang.” Ujar Munir

Tanggal 2 Oktober 2013 kemarin walikota beserta pengiringnya pergi memenuhi undangan Kemenhub RI EE. Mangindaan pada rakornis jajaran Dirhubdat se Indonesia untuk  menerima piala penghargaan supremasi tertinggi dibidang tertib Lalulintas di Hotel Shangri La Surabaya Jatim yang menurut rencana penyerahan penghargaan tersebut dilaksanakan hari Kamis tanggal 3 Oktober 2013. dan hari sabtunya tanggal 5 oktober 2013 walikota beserta rombongan pengiringnya sesuai rencana tiba kembali di pariaman melalui bandara internasional Minangkabau.

Namun pada hari sabtu tersebut (5/10) hanya satu saja wilayah yang menandakan bahwa kota pariaman bangga akan prestasi masyarakatnya yaitu di pintu gerbang kota simpang tanjuang Kurai Taji terpampang Agusriatman mengapit walikota Mukhlis R yang sedang berpose menerima piala WTN 2013 dari E.E. Mangindaan Menhub RI.

Apapun alasannya, secara dejure surat pemberitahuan dari Diskominfo Kota Pariaman turunnya tanggal 27 September 2013 yang ditujukan ke Walikota melalui jenjang struktural dan di ACC wako hari itu juga dengan demikian sosialisasi ke jajaran terkait rentang waktunya cukup lama untuk mempersiapkan penyambutan. (Binjai)